20-September-2024
Badan Pusat Statistik Kabupaten Kupang bekerjasama dengan Universitas katolik Widya Mandira melakukan penandatanganan dan launching Pojok Statistik . Kegiatan ini berlangsung pada Rabu, 18 September 2024 bertempat di UPT Perpsutakaan Pusat Universitas Katolik Widya Mandira.
Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala BPS Provinsi Nusa Tenggara Timur, Wakil Rektor III Unwira, Kepala UPT Perpsuatkaan Pusat Unwira, mahasiswa/i Undana dan juga Mahasiswa/i Prodi Manajamen Unwira.
Dalam sambutannya Kepala BPS Provinsi NTT, Matamira B. Kale, S.Si, M.M. menyampaikan bahwa menurut data kantor BPS, lebih dari 50 persen pengguna data statistik adalah dosen dan mahasiswa. Untuk itu perlu adanya kerja sama antara Universitas dengan BPS dan menjadi faktor utama pojok statistik diadakan di kampus. Unwira menjadi salah satu kampus yang menyediakan pojok statistik setelah Undana.
Konsumen data BPS lebih dari 50 persen adalah mahasiswa dan dosen. Adanya pojok statistik ini mahasiswa dan dosen bisa semakin mengenal kondisi NTT lebih baik,” ujarnya.
Menurut Mira, data statistik dapat membantu dan menjadi penting dalam setiap aspek kehidupan terutama dalam pembangunan.
Pojok statsitik disambut baik oleh Universitas Katolik Widya Mandira. Dalam sambutannya Wakil Rektor III, Rodriques Servatius, M.Si mewakili Rektor Unwira berharap dengan adanya pojok statistik dapat memudahkan dosen maupun mahasiswa dalam mencari data statistik di lingkungan kampus.
“Hasil perundingan kami dengan pihak BPS, bahwa banyak data yang tidak bercerita. Adanya pelatihan ini para agen BPS tersebut bisa menjelaskan maksud dari data tersebut,” ungkapnya.
Pojok statistik lanjut Servatius, memiliki manfaat ekonomis dan pengetahuan baru bagi civitas akademika.
“Manfaat pertama dari segi ekonomisnya mahasiswa dan dosen tidak perlu ambil data ke lokasi tetapi data sudah ada di pojok statistik ini, tinggal memilah sesuai kebutuhan. Manfaat kedua, memiliki pengetahuan baru misalnya maksud dari tabel-tabel statistik tersebut. Harapan kami adanya pojok statistik ini, bisa mempercepat sinkronisasi data apalagi untuk penelitian yang membutuhkan perbandingan data dari tahun ke tahun akan lebih mudah,” ucapnya.
Servatius juga berharap dengan adanya pojok statistik mahasiswa maupun dosen bisa lebih aktif berkunjung ke perpustakaan.
Tags:
Komentar